by

Anggota Satlantas Polres Klaten Meninggal Usai Ditabrak Mobil Saat Bertugas

Klaten – Polres Klaten menetapkan pengemudi mobil yang menabrak anggota polisi saat bertugas di simpang lima Klaten Town Square (Klatos) sebagai tersangka.

Diketahui pengemudi mobil bernama Bobby, 35, warga Desa Semangkak, Kecamatan Klaten Tengah.

Sedangkan korban adalah Banit Dikyasa Satlantas Polres Klaten Aipda Suharseno yang akhirnya meninggal dunia pada Senin (1/1) setelah beberapa hari menjalani perawatan.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada 23 Desember 2023.

Tepatnya di simpang lima Klaten Town Square (Klatos) sekira Pukul 09.45. Saat itu Aipda Suharseno sedang bertugas untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi tersebut.

Saat itu mobil tersangka dari arah ruas Jalan Irian, Pandanrejo menuju ke Jalan Pemuda untuk mengarah ke Alun-alun Klaten.

Saat itu lampu lalu lintas memberi tanda berhenti dan posisi mobil tersangka berada di urutan ketiga dari kendaraan lainnya. Tetapi saat diperbolehkan melaju dengan berbelok kanan, mobil tersangka menabrak Suharseno.

Berita duka itu disampaikan Kapolres Klaten AKBP Warsono melalui Kasat Lantas AKP Riki Fahmi Mubarok dan Kasi Humas AKP Abdillah di Mapolres Klaten, Selasa (2/1/2024).

‘’Benar, ada anggota Satlantas Polres Klaten meninggal dunia, sebelumnya dia tertabrak saat melakukan kegiatan pengaturan simpang empat Klatos,’’ kata Kasat Lantas.

Usai kejadian, korban sudah menjalani operasi di RS di Solo dan sudah dibawa pulang ke rumahnya di Perum Citra Merbung Indah III, Merbung, Klaten Selatan, Klaten.

Korban kembali dilarikan ke RS dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Namun, akhirnya korban meninggal dunia saat menjalani perawatan. Sebab pasti kematian masih menunggu keterangan dokter.

‘’Karena kurang konsentrasinya pengemudi maka menabrak korban hingga mengalami luka berat. Korban dilarikan RS di Surakarta untuk operasi, kemudian sudah kembali ke rumah, dan kemarin meninggal dunia,’’ ujar Kasat Lantas.

Saat ini, pengemudi mobil Bobby (35) sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Kepada polisi, dia mengaku lalai dan tidak melihat korban.

‘’Saat itu, pandangan tidak ke depan, tapi menoleh ke kiri. Dia memegang setir sambil memegang handphone. Kecepatan mobil antara 20-30 km/jam karena baru start dari lampu merah,’’ imbuh dia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru