by

Jadi Korban Pencatutan, Wakil Bupati Sukoharjo Minta Masyarakat Segera Lapor ke Kesbangpol

SUKOHARJO – Penipuan bermodus mencatut nama pejabat akhir-akhir ini marak terjadi. Kali ini yang menjadi korban pencatutan adalah Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sukoharjo Agus Santosa.

Kabar mengenai pencatutan nama Wakil Bupati Sukoharjo ini langsung disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sukoharjo melalui akun Instagram, Kamis (20/1/2022).

Pada informasi tersebut, tertera akun WhatsApp nomor 081243625674. Dalam WhatsApp itu juga si pencatut menggunakan foto profil Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa menggunakan pakaian dinas lengkap.

Dalam informasi di Instagram Diskominfo Kabupaten Sukoharjo tersebut, menyebutkan, telah beredar sebuah tangkapan layar berupa sebuah akun WhatsApp yang mengatasnamakan Wakil Bupati Sukoharjo Drs H Agus Santosa. Akun tersebut memberikan penawaran berupa bantuan untuk masjid dan meminta takmir untuk menyerahkan no rekening atas nama masjid yang akan didaftarkan guna mendapat bantuan.

Atas kasus pencatutan tersebut, Drs H Agus Santosa mengimbau agar tidak menghiraukan apabila ada orang yang mencatut foto dan mengatasnamakan nama beliau secara pribadi atau jabatan beliau selaku Wakil Bupati.

Saat dihubungi melalui WhatsApp, Agus Santosa mengatakan, bahwa setiap program kegiatan pemerintah daerah sudah diatur melalui mekanisme anggaran. Sehingga apabila masyarakat masih menerima pesan tawaran tersebut, agar segera konfirmasi ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sukoharjo.

“Saya minta kepada pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut segera menghentikan langkahnya. Kepada Takmir masjid di wilayah Kabupaten Sukoharjo jika menghadapi tawaran bantuan yang belum jelas, agar konfirmasi dengan Badan Kesbangpol,” ucap Agus Santosa.

Agus menuturkan, kasus pencatutan ini pertama kali diketahui dari laporan masyarakat dan juga ormas keagamaan. Beruntung, sejauh ini tidak ada laporan dari masyarakat yang dirugikan atas ulah oknum yang tidak diketahui identitasnya tersebut.

“Belum ada, harapannya tidak terjadi. Saya yakin Takmir Masjid di Kabupaten Sukoharjo cukup cerdas menyikapi hal ini,” tandasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru