by

Gara-gara Atribut, Dua Kelompok Silat di Wonogiri Bentrok

Akuntabel.id, WONOGIRI – Pertikaian antara dua kelompok silat kembali terjadi di Kabupaten Wonogiri.

Menurut kuasa hukum dari Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Wonogiri, Mahendra dari Soratice Sukoharjo mengatakan, akibat kejadian itu satu orang kritis. Masalahnya dipicu karena persoalan atribut, sehingga memancing keributan oleh kelompok silat yang lain.

“Kejadiannya terjadi di sebuah Cafe di Pracimantoro, Wonogiri pada tanggal 28 Desember 2021 lalu,” katanya Kamis (3/2/2022).

Saat itu, 6 orang anggota PSHW berinisial HS, HG, PR, AR, JN, dan HN mengikuti pertemuan dikawasan Sidoharjo, Wonogiri. Usai pertemuan, mereka kemudian mencari hiburan karaoke di sebuah Cafe di daerah Pracimantoro. Sesampainya di Cafe tersebut, mereka bertemu orang dari kelompok silat lain.

“Salah satu dari anggota PSHW dicegah oleh pelaku berinisial IW, untuk memaksa melepas baju yang terdapat lambang PSHWnya,” ujarnya.

Korban yang menolak, kemudian dilepas oleh IW. Namun tak selang lama, salah satu anggota PSHW keluar ruangan untuk ke kamar mandi.

Orang tersebut kemudian diikuti oleh pelaku IW. Lalu IW melakukan pemukulan sekira pukul 23.00.

“Pada pukul 02.00, terjadi aksi pengeroyokan terhadap 6 orang PSHW. Pengeroyok sekitar 20 orang,” ucapnya.

Akibat kejadian itu, anggota PSHW berinisial HS mengalami kritis, dan dilarikan ke rumah sakit. Mahendra menambahkan, untuk saat ini sudah ada 3 orang pelaku pengeroyokan yang diamankan pihak kepolisian. Salah satunya, ada IW.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Hey there! This is my first visit to your blog!

    We are a team of volunteers and starting a new project in a community in the same
    niche. Your blog provided us valuable information to work on. You have done a outstanding job!

Berita Terbaru